KERJA SAMA BUMN DAN UMKM DALAM BINGKAI PASAR DIGITAL

Indonesia saat ini patut berbangga dengan hadirnya sebuah sinergi dari dua pilar terbesar ekonomi, yakni BUMN dan UMKM. BUMN dan UMKM mulai tahun 2020 secara resmi menjalin kerja sama dalam sebuah platform digital yang bernama PaDi UMKM.

PaDi UMKM diperkenalkan pemerintah Indonesia kepada publik pada tanggal 17 Agustus 2020 bertepatan dengan ulang tahun Republik Indonesia yang ke-75. UMKM juga merasa senang dengan kado yang diberikan pemerintah RI.

Platform digital ini tentu akan memainkan peran penting dalam roda ekonomi Indonesia. Bagaimana tidak? Anggaran belanja barang dan jasa BUMN yang sangat besar bisa dialihkan ke dalam negeri sendiri merupakan salah satu kemajuan yang membanggakan.

Apalagi saat ini UMKM di Indonesia sedang mengalami masa sulit karena sedang menghadapi sebuah wabah. Wabah ini terjadi di berbagai belahan dunia dan menyebabkan beberapa negara hampir mengalami resesi.

UMKM sendiri juga ada yang melakukan layoff kepada karyawannya, bahkan ada beberapa UMKM yang menyatakan gulung tikar. Hal ini disebabkan sulitnya mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan bank maupun non-bank. Persoalan kedua tentunya turunnya permintaan pasar.

Memang pada saat ini banyak orang lebih memilih menyimpan uang karena tidak bisa memprediksi berapa lama keadaan dunia akan terus berlangsung seperti ini. Semua seperti menjadi hal yang tidak pasti karena banyak sekali kemungkinan yang terjadi di kemudian hari.

BUMN sendiri juga mengalami kendala yang sama. Mereka tidak bisa beroperasi selancar biasanya. Kendala yang mereka alami adalah sulitnya melakukan pengadaan barang dan jasa bagi kebutuhan mereka. Padahal mereka sangat butuh melakukan pengadaan barang dan jasa untuk berbagai keperluan operasional mereka.

Apalagi pertemuan tatap muka sangat dihindari oleh banyak orang saat ini karena dapat mempermudah penyebaran virus corona. Oleh karena itu, pemerintah memberikan inovasi terbaru dengan meluncurkan sebuah platform digital tersebut.

Platform digital ini menjadi jembatan transakasi pengadaan barang dan jasa BUMN secara online. BUMN akan melakukan transaksi pengadaan barang dan jasa BUMN melalui PaDi UMKM. PaDi UMKM merupakan kumpulan seller dari daftar UMKM terpercaya.

Semua UMKM yang ada di PaDi UMKM merupakan UMKM yang telah terverifikasi dengan baik oleh Kementerian UMKM. Mereka juga secara terbukti telah berhasil memberikan integritas dan kualitas yang baik dalam pengadaan barang dan jasa.

Saat ini sudah ada 27 ribu unit UMKM yang bergabung dengan PaDi UMKM. Diharapkan di tahun 2021 nanti akan banyak UMKM yang bergabung untuk menambah variasi produk dan juga kelengkapan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh BUMN.

Memang saat ini sudah ada sembilan BUMN yang bergabung dengan PaDi UMKM. Dijadwalkan di tahun depan akan banyak tambahan BUMN yang bergabung. Selama 6 bulan pertama akan ada tambahan 30 BUMN, dan 6 bulan terakhir tentunya semua BUMN diwajibkan melakukan transaksi belanja barang dan jasa melalui PaDi UMKM.

Tetapi perlu diingat, transaksi pengadaan barang dan jasa BUMN yang dilakukan melalui PaDi UMKM berada di nominal maksimal sebesar Rp14 milliar. Untuk proses pengadaan barang dan jasa BUMN di atas Rp14 milliar masih dilakukan dengan sistem tender.

tips dan trik