Denganmu, aku adalah sesosok senja yang lupa diri sehingga jatuh cinta kepada pa…

Denganmu, aku adalah sesosok senja yang lupa diri sehingga jatuh cinta kepada pagi. Aku menjelma menjadi sosok epitome asing dari diriku sendiri, seasing Polaris yang terus menerus menginginkan bersanding di sisi Sirius. Aku menjelma menjadi naif pada cangkang telur di ujung tanduk, anehnya si naif ini malah berdansa merayakan kenaifannya. Tidak peduli, bahkan jika waktu perayaannya itu hanya satu detik sebelum ia akhirnya jatuh.

Denganmu, aku dibuat bertanya-tanya. Apakah aku adalah aku saat jatuh cinta ataukah memang sekuat inilah aku nyatanya. Denganmu, aku masuk ke dalam keambiguitasan tanpa akhir. Menebak-nebak inikah keberanian cinta atau justru kecerobohan yang akan membuatku terjungkal nantinya?

Layaknya Icarus yang terus terbang menantang matahari, aku pun tetap berlari di lintasan ini. Tiada mundur barang sesenti, meski kutahu di ujung sana boleh jadi yang kutemui bukan garis finish melainkan memar di kaki. Ini tidak karena aku kebal, sebenarnya hatiku juga hati biasa saja, tidak terbuat dari uranium atau baja.

Hanya saja, aku rindu perasaan ini. Perasaan saat aku bukanlah seorang pengecut yang ketakutan akan kehendakku sendiri. Bukan pula aku tidak bisa menahan fantasi konyol, bagai remaja mabuk cinta yang lepas kontrol. Aku sekedar ingin kamu tahu, bahwa hatiku pernah sangat remuk redam hingga tak keruan aral bentuknya. Hingga kutemui kesimpulan, damai mungkin bukanlah menghindari rasa sakit tetapi menerima bahwa di dalam hidup akan selalu ada sakit.

Lalu akan bangkit.
Kemudian sakit kembali, dan aku masih juga akan bangkit, lagi-lagi.
Sebab mungkin begitulah fitrahku di bumi ini. Menjadi manusia, yang terlahir untuk mencintai.

Kebetulan di bab kali ini, puisiku menunjuk kamu menjadi tokoh utamanya. Jadi, ini hatiku, bawalah ; kamu terima atau patahkan—aku sudah bersedia.

READ more  Lain kali, kalau kamu jatuh cinta,jangan dengarkan lagu favoritmu bersamanya.K...

by: Apinja Anastasia
#poetry #photography #phosphenous

Source

Tinggalkan komentar