Kini kita tak lagi utuh. Sama-sama menjauh dan tak lagi saling berlabuh. Tak ada…

Kini kita tak lagi utuh. Sama-sama menjauh dan tak lagi saling berlabuh. Tak ada lagi pesan yang terkirim meski hanya berisi keluh. Tak ada lagi sapa yang membuat hati bergemuruh.

Kini kita sama-sama berjalan masing-masing. Kamu seakan menjadi asing, meski dahulu dirimu kuanggap penting. Kamu memilih bergeming.

Kita tidak pernah berakhir, sebab kita hanya sebatas hampir.
Kita tidak pernah sekalipun bertemu dengan kata usai, sebab kita memang tidak pernah memulai.

by: Abdi Permana N.
#poetry #photography #phosphenous

Source

READ more  [Mendung, Hujan, Petrikor]Pertama. Datangmu hari itu tanpa kata-kata. Tanpa is...

Tinggalkan komentar