Pengertian Fotosintesis Dan Proses Fotosintesis

Serba definisi kali ini akan membahas wacana topik dalam ilmu biologi dengan pembahasan wacana fotosintensis.

Dalam pembahasan ihwal fotosintesis, mirip lazimkita akan mengupas dari sisi harfiah kata itu sendiri (definisi) lalu dilanjutkan dengan bagaimana siklus atau proses fotosintensis itu sendiri.Sehingga nantinya anda akan memahami secara utuh dan mendalam perihal fotosintesis itu sendiri.

Daftar Isi

Pengertian Fotosintesis

Istilah dari kata Fotosintesis intinya berasal dari bahasa Yunani, yaitu fó̱to dan sýnthesis. Fó̱to mempunyai arti selaku cahaya sedangkan sýnthesis ialah kata yang berarti memadukan atau penggabungan.

Secara perumpamaan biologi, Fotosintesis yaitu suatu proses pembuatan kuliner yang dilakukan oleh flora ( utamanya tanaman yang mengandung zat hijau daun atau klorofil) dengan melibatkan pemberian cahaya matahari, air, dan karbon dioksida sehingga menciptakan zat makanan dan Oksigen (O2).

Reaksi Fotosintesis

Reaksi fotosintensi dibagi menjadi dua :

  • Reaksi Terang, membutuhkan cahaya matahari dan telah barang tentu harus terjadi di siang hari. Dalam reaksi terperinci, klorofil mengubah energi matahari menjadi energi kimia dalam bentuk ATP.
  • Reaksi Gelap, yaitu reaksi fotosintesis yang tidak memerlukan cahaya. Pada reaksi gelap ini terjadi proses pembentukan karbohidrat melalui konversi CO2 dan air. Reaksi gelap terjadi melalui dua jalur, ialah siklus Calvin-Benson dan siklus Hatch-Slack.

Fungi Fotosintesis

  • Memproduksi zat masakan berupa glukosa. Glukosa menjadi materi bakar dasar pembangun zat kuliner lainnya, ialah lemak dan protein dalam badan tanaman. Zat-zat ini menjadi kuliner bagi binatang maupun insan.
  •  Fotosintesis juga dapat menolong membersihkan udara, yaitu menghemat kadar Karbondioksida (CO2) di udara karena Karbondioksida ialah bahan baku dalam proses fotosintesis. 

Unsur-bagian dalam pembentukan fotosintensis

Dalam proses pembentukan zat masakan pada proses fotosintensis, ada beberapa bagian yang dilibatkan oleh suatu tanaman, mirip yang ditunjukkan oleh Gambar dibawah ini :

(Credit Photo: tellmewhyfacts.com)
  • Cahaya Matahari
    Semakin tinggi intensistas cahaya matahari maka akan semakin banyak energi yang dihasilkan sehingga mempercepat dalam proses fotosintesis. Namun, intensitas cahaya matahari yang  terlalu tinggi dapat menjadikan rusaknya klorofil pada tanaman.
  • Klorofil
    Klorofil yaitu pigmen hijau yang ditemukan dalam kloroplas . Klorofil sungguh penting untuk perembesan sinar cahaya dan transformasi energi. Sebuah tanaman tanpa klorofil tidak mampu menghasilkan zat masakan, sehingga biasanya flora tersebut hidup selaku benalu atau saprofit.
  • Karbondioksida
    Karbondioksida diperoleh tumbuhan dari udara oleh proses difusi lewat membran sel daun. Karbodioksida ini terlibat langsung dalam pembentukan glukosa.
  • Enzim
    Enzim yaitu zat organik yang mempercepat reaksi kimia fotosintesis.
  • Mineral dan Air
    Mineral garam dan air diperoleh melalui rambut akar tanaman. mineral ini digunakan, untuk pembentukan klorofil dan sebagai materi baku untuk pembentukan gula, yang merupakan produk dasar fotosintesis.

Proses fotosintesis pada flora

Dari bagian-bagian yang terlibat dalam proses fotosintensis seperti yang disebutkan diatas, maka proses fotosintesis dapat kita tuliskan dalam bentuk formula reaksi kimia seperti yang ditunjukkan oleh Gambar dibawah ini : Proses fotosintesis mampu dilaksanakan oleh flora , alga dan kuman yang mempunyai zat hijau daun atau yang biasa kita kenal dengan istilah klorofil. Proses ini dijalankan pada siang hari. Untuk proses selanjutnya dalam artian reaksinya (lihat klarifikasi Reaksi Fotosintesis) dapat terjadi pada siang hari atau malam hari.