[Sebab, Mencintaimu Dalam Diam Sudah Cukup] Teruntuk hari dengan rindu yang tak…

[Sebab, Mencintaimu Dalam Diam Sudah Cukup]

Teruntuk hari dengan rindu yang tak tahu malu hadir di dalam hati. Berulangkali aku larang mereka untuk menggenapi, walau akhirnya aku mempersilahkan mereka masuk dengan tatap penuh harap. Hadir dengan tak tahu dirinya, rindu dan hati saling bertukar cerita tentang kamu yang menjadi alasan di balik terciptanya rentetan puisi yang indah sampai patah.

Dan aku masih di dalam cerita tanpa berani kembali menyapa setelah kamu pergi memutus asa yang selalu aku rapalkan dalam doa. Masih berharap kamu memilihku, tapi sayang semesta tak suka berkonspirasi dengan aku yang tak tahu diri akan posisi. Jadi, melihat namamu berada dalam deretan kolom notifikasi membalas pesanku sudah cukup membuatku bahagia meski harus membunuh luka.

Sebenarnya aku ingin menjadi terang di dalam gelapmu, aku ingin menjadi orang pertama yang terlintas disaat haru harimu, aku ingin menjadi orang yang kamu bagikan cerita mimpi burukmu atau sekedar pendengar masalahmu.

Namun aku memilih diam.

Sebab jika diutarakan, nanti kamu hilang dan aku berantakan. Aku yang salah sedari awal membiasakan diri dengan kehadiranmu. Hingga membuatku takut, saat kamu hilang maka aku akan m e r a s a h a m p a meski suasana r a m a i m e n y a p a.

Jadi, mencintaimu dalam diam sudah cukup ; sesederhana itu.

by: gadispenikmatsenja
#poetry #photography #phosphenous

Source

READ more  Suatu hari nanti, kita akan bertemu sebagai dua orang yang pernah memadu kisah, ...

Tinggalkan komentar

crgroup1 crgroup2